The film features several icons of the Indonesian "Golden Age" of cinema: As Supinah/Yanti. Rachmat Kartolo: As Budiman (Budi). Turino Junaidy: Director, Writer, and Producer.
Dengarkan "Tikus-Tikus Kantor" lalu lanjutkan dengan "Pembangunan" (1979). Rasakan bagaimana Anda bisa bernafas penuh setelah mendengar suara harmonika dan petikan gitarnya. Itulah dia — Bernafas dalam Lumpur versi 1970an yang TOP. bernafas dalam lumpur 1970 top
: Due to its frank language and depictions of the underworld, the film was initially banned in Bandung, yet it became the most popular domestic production of 1970. The film features several icons of the Indonesian